Menu
header photo

PT.EQUITYWORLD FUTURES

SEMARANG

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

PT.EQUITYWORLD FUTURES Rally Emas Terhenti Jelang Rilis data Inflasi AS

PT.EQUITYWORLD FUTURES Harga emas sedikit berubah di tengah anjloknya dolarnya pada hari Jumat, menghentikan rally emas dalam lima hari terkahir karena investor tengah menunggu rilis data inflasi utama A.S. PT Equityworld sebagai petunjuk mengenai potensi kenaikan suku bunga A.S.Spot emas hampir tidak berubah pada level $1,293.76 per ons pada 08:54 WIB pasca meningkat dalam lima sesi berturut-turut.

Emas berjangka A.S. untuk pengiriman Desember mendatar di level $1.296,10 per ons.Dolar menguat di awal perdagangan Asia pada hari Jumat ini, berada di jalur penurunan mingguan seiring investor menunggu data inflasi A.S. untuk menilai kemungkinan Federal Reserve akan melanjutkan rencananya untuk menaikkan suku bunga lagi tahun ini.

Harga produsen A.S. naik pada bulan September lalu karena harga bensin mencatat kenaikan terbesarnya dalam lebih dari dua tahun terakhir di tengah gangguan produksi minyak terkait badai di kilang minyak di Texas.The Fed perlu meningkatkan pertahanan yang jelas dari target inflasi 2 persen dan menghentikan kenaikan suku bunga sampai laju kenaikan harga menguat, Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Kamis.

Pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa secara luas setuju untuk memperpanjang pembelian aset pada volume yang lebih rendah pada pertemuan kebijakan Oktober ini mereka dengan berpandangan program ini akan dilaksanakan dalam sembilan bulan kedepan, lima orang yang memiliki pengetahuan langsung mengenai diskusi tersebut mengatakan kepada Reuters.

Kepala Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunganya pada hari Kamis, membalas permintaan Jerman untuk keluar cepat dari tahun-tahun dengan uang mudah di zona euro.PT Equityworld Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda pada hari Kamis menekankan tekad bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneternya yang sangat longgar, bahkan saat rekan-rekannya di AS dan Eropa mulai mengetatkan stimulus moneternya. (izr)

Go Back

Comment