Menu
header photo

PT.EQUITYWORLD FUTURES

SEMARANG

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

PT. EQUITYWORLD FUTURES Minyak tahan gain di atas $ 49 jelang pertemuan OPEC

PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak menahan gain di atas $ 49 per barel sebelum perwakilan negara-negara OPEC bertemu dengan sekutunya untuk mendiskusikan mengapa beberapa dari mereka belum memutuskan untuk mengurangi produksi.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik 1,1% pada Jumat ini. Pertemuan dua hari di Abu Dhabi dimulai Senin dan diketuai oleh Kuwait dan Rusia akan memeriksa mengapa beberapa peserta dalam kesepakatan untuk secara kolektif mengurangi pasokan global tidak sepenuhnya menerapkan pemangkasan produksinya. Jumlah rigstargeting bor Amerika Serikat drastis turun sepekan lalu, menurut Baker Hughes Inc.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada di $ 49,51 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 7 sen, pada pukul 9:59 pagi di Hong Kong. Equityworld Futures Total volume yang diperdagangkan sekitar 10% di bawah rata-rata 100 hari. Harga naik 55 sen menjadi $ 49,58 pada hari Jumat, yang memangkas penurunan mingguan menjadi 0,3%.

Guterres mengatakan, selama ini Pertamina masih sebatas mengekspor minyak dari Indonesia untuk didistribusikan di Timor Leste. Menurut dia, tingginya potensi minyak dan gas bumi membuat sumber utama pendapatan di negaranya berasal dari industri pertambangan yang usahanya dikendalikan oleh negara.

Selain Pertamina, Guterres juga mengajak sektor-sektor swasta Indonesia untuk ikut dalam mengembangkan bisnis pertambangan di negaranya.

"Kami membuka tender internasional untuk blok-blok sumber daya mineral. Untuk itu kami mengundang perusahaan-perusahaan swasta Indonesia bergabung ke dalamnya," kata dia.

Menurut Guterres,
Equityworld Futures kerja sama ekonomi Indonesia dan Timor Timur sudah terjalin cukup lama dan mencakup dalam beberapa bidang, seperti pembangunan infrastruktur.

Sebagai contoh, dia melanjutkan, Indonesia membantu Timor Leste dalam pembangunan bandara baru Suai oleh perusahaan BUMN PT Waskita Karya.

 

Sumber: Bloomberg

Go Back

Comment