Menu
header photo

PT.EQUITYWORLD FUTURES

SEMARANG

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

PT.EQUITYWORLD FUTURES HABIS FIRST TRAVEL, TERBITLAH ABU TOURS

 

PT.EQUITYWORLD FUTURES Rasanya belum habis perhatian masyarakat pada kasus First Travel, biro perjalanan umroh yang beberapa waktu yang lalu dipidanakan karena menilap uang ribuan calon jemaah umroh dan gagal memberangkatkannya. Kini, satu per satu, perusahaan-perusahaan penyelenggara umroh terungkap mengikuti jejak First Travel.

Kasus yang paling terkini tentu saja adalah Abu Tours. Perusahaan penyedia jasa haji dan umroh ini mendapat perhatian serius dari Kepolisian dan Kementerian Agama karena dianggap tak mampu memberangkatkan para jemaahnya.

Setelah dilakukan audit dan penelusuran, terungkap bahwa aliran dana jemaah Abu Tours senilai lebih dari Rp 1 triliun yang sudah habis. Hal itulah salah satunya yang membuat Abu Tours gagal memberangkatkan calon jemaah ke tanah suci.

Uang sebanyak Rp 1 triliun lebih itu dikumpulkan dari 50 ribu jemaah. Uang tersebut habis karena karena diinvestasikan ke usaha lain di luar Abu Tours.

Baca : PT.EQUITYWORLD FUTURES Minyak Lanjutkan Reli Diatas $ 65 Pasca Penurunan Stok AS yang Mengejutkan

Selain merugikan jemaah, habisnya uang senilai lebih dari Rp 1 triliun ini juga merugikan para karyawan, karena ada banyak karyawan yang belum mendapatkan gaji.

“Uangnya sekarang sudah habis, di investasikan ketempat lain selain Abu Tours,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani, “Karyawan sendiri mengakui jika uang jemaah sendiri diinvestasikan ke usaha lain. Kasian karyawanya juga belum gajian” imbuhnya.

Yang lebih memprihatinkan, ada sebagian uang jamaah yang justru dibelikan mobil mewah.

“Apakah itu, seperti mobil mewah kayak Lamborgini dan motor juga,” ujar Dicky.

Sebelum hangat kasus Abu Tours ini, sudah ada beberapa perusahaan penyelenggara umroh yang terlebih dahulu terkena kasus yang sama dengan First Travel, di antaranya adalah Hannien Tour dan Assyifa Mandiri Wisata.

Sepanjang tahun 2017 lalu, Kementerian Agama bahkan sudah mencabut izin operasional lima perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah yang diduga bermasalah.

Yah, memang banyak cara untuk kaya, cara untuk bisa membeli mobil atau rumah mewah. Namun yang jelas, menipu dan menilap uang orang-orang tulus yang rela mengumpulkan uang demi bisa berangkat ke tanah suci adalah salah satu cara paling bajingan yang pernah ada.

Sumber Marketwatch, edit by PT Equityworld Futures Semarang

Go Back

Comment