Menu
header photo

PT. EQUITYWORLD FUTURES

SEMARANG

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

PT.EQUITYWORLD FUTURES Draghi semakin percaya diri inflasi akan rebound

September 26, 2017

PT.EQUITYWORLD FUTURES Bank Sentral Eropa semakin yakin bahwa inflasi akan kembali ke targetnya meski kesabaran masih diperlukan, kata Presiden ECB Mario Draghi pada hari Senin. Equityworld Futures Draghi memilih volatilitas mata uang sebagai sumber ketidakpastian yang memerlukan pemantauan dan berpendapat bahwa ekonomi masih perlu menyerap perlambatan, yang mana membutuhkan akomodasi yang "cukup" dari ECB.

"Secara keseluruhan, kami menjadi lebih yakin bahwa inflasi pada akhirnya akan mencapai tingkat yang sesuai dengan target inflasi ECB, namun kami juga tahu bahwa tingkat akomodasi moneter yang sangat substansial masih diperlukan agar jalur kenaikan inflasi terwujud," kata Draghi kepada Komite Parlemen urusan ekonomi Eropa.

Dengan ekonomi zona euro yang sekarang tumbuh untuk kuartal ke-17, ECB diperkirakan akan mengurangi stimulus mulai dari tahun depan, bahkan meski inflasi akan tetap berada di bawah target 2 persen bank tersebut untuk tahun-tahun mendatang.Memang, Equityworld Futures para pembuat kebijakan yang berbicara kepada Reuters mengatakan bahwa perdebatan sekarang berkaitan tentang rincian perubahan kebijakan, seperti apakah akan menghentikan pelonggaran kuantitatif atau apakah akan memberi sinyal untuk rencana penghapusan pembelian obligasi.

"Kami masih melihat beberapa ketidakpastian sehubungan dengan prospek inflasi jangka menengah," kata Draghi. "Terutama, volatilitas nilai tukar baru-baru ini yang merupakan sumber ketidakpastian yang memerlukan pemantauan."Karena itu kami perlu bersabar dan gigih," tambahnya.

Diluncurkan dua setengah tahun yang lalu, skema pembelian obligasi ECB sebesar 2,3 triliun euro telah menekan biaya pinjaman dan membantu menghidupkan kembali pengeluaran dan pertumbuhan dengan blok tersebut yang menciptakan lebih dari 7 juta pekerjaan sejak hari-hari terburuk dalam krisis utang Eropa.Namun, inflasi secara tak terduga lambat untuk merespons, membiarkan ECB berada dalam dilema dengan mempertahankan pertumbuhan harga di bawah 2 persen menjadi satu-satunya mandat ECB.

Inflasi terakhir berada di 1,5 persen.

Go Back

Comment