Menu
header photo

PT.EQUITYWORLD FUTURES

SEMARANG

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

PT.EQUITYWORLD FUTURES China Mulai Adopsi “eSIM”, Ponsel Tak Perlu Kartu SIM Fisik

PT.EQUITYWORLD FUTURES Sejak dekade 1990-an, ponsel selalu mengandalkan kartu subscriber identity module ( SIM) untuk identifikasi perangkat saat tersambung ke jaringan seluler. Bentuknya memang makin menciut, tapi tetap saja berupa benda fisik yang mesti diselipkan ke perangkat. Beda halnya dengan embedded SIM alias eSIM, yakni chip yang tertanam langsung di dalam perangkat. Chip ini menyimpan profil operator seluler yang bisa diganti-ganti (saat ingin berganti operator seluler) tanpa harus menukar kartu. Konsumen di China kini sudah bisa mencicipi teknologi eSIM seiring dengan langkah operator seluler China Unicom yang telah meresmikan kehadiran eSIM besutannya di enam kota, yakni Shanghai, Guangzhou, Shenzen, Zhengzhou, dan Changsa. Selain tak perlu memakai kartu SIM fisik, dengan eSIM, pengguna bisa memakai nomor ponsel yang sama untuk dua perangkat secara bersamaan. Tentu dibutuhkan perangkat yang sudah mendukung kemampuan eSIM. 

 

Baca : PT.EQUITYWORLD FUTURES Emas Stabil Pasca Meredanya Perang Dagang

 

Apple Watch Series 3 menjadi perangkat pertama di China yang mendukung eSIM. Apple Watch 3 memiliki fitur jaringan seluler dan GPS khusus yang berarti tak lagi bergantung pada iPhone.(Apple) Arloji pintar besutan Apple itu pun bisa terhubung ke jaringan seluler dan internet menggunakan nomor ponsel yang sama di iPhone pemiliknya. Pengguna bisa memakai Watch Series 3 tanpa harus berdekatan dengan ponsel untuk menjaga koneksi Bluetooh, seperti Apple Watch generasi terdahulu. Apple Watch Series 3 sebenarnya sudah dirilis di China pada November 2017 lalu, sebelum operator seluler China siap dengan eSIM. Gadget tersebut sempat mengalami masalah koneksi, sehingga Apple mengembalikan uang konsumen China yang terlanjur membeli Apple Watch Series 3. China Unicom sendiri menjadi satu-satunya operator seluler yang menyediakan eSIM di Negeri Panda, setidaknya hingga saat ini. Untuk mendorong adopsi pengguna, China Unicom menggelar promosi biaya langganan lebih murah untuk eSIM kedua hingga akhir 2018.

Sumber Marketwatch, edit by PT Equityworld Futures Semarang

Go Back

Comment